Showing posts with label sepatu. Show all posts
Showing posts with label sepatu. Show all posts

Saturday, April 13, 2013

life goes on: the oldest and the newest :p


Ada Waktu untuk dilahirkan, ada Waktu untuk mati.
Ada Waktu untuk menanam, ada Waktu untuk mencabut.
Ada Waktu untuk membunuh, ada Waktu untuk menyembuhkan.
Ada Waktu untuk menangis, ada Waktu untuk tertawa.
Ada Waktu untuk mencari, ada Waktu untuk melepaskan.
- Agustinus Wibowo, Titik Nol: Makna Sebuah Perjalanan-



Ini adalah cerita penting lainnya tentang keberadaan benda-benda di dalam keseharian..




Saya sulit mendapatkan sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki saya, umumnya sepatu dewasa yang beredar di pasaran ukurannya lebih besar. Nah, salah satu siasat yang lumayan berhasil adalah dengan menggunakan sepatu model boots, karena bagian atas sepatu biasanya menutup setidaknya hingga mata kaki, jadi meskipun ukuran sepatunya tidak terlalu pas, sepatu tidak akan lepas, karena bagian atasnya menahan sepatu tetap menempel di kaki :D
Selain itu, saya juga suka modelnya yang terkesan maskulin dan tampak gagah, trus ngga terlalu perempuan juga :p
Begitulah..hingga akhirnya saya mengumpulkan beberapa pasang sepatu boots yang sekilas tampak sama :) Sayangnya, setelah lama dipakai, seperti barang-barang lainnya, sepatu ini lama-lama rusak, entah solnya, jahitannya, atau haknya. Beli lagi, ternyata ke sini-sini produknya ngga sebagus produk dulu. Dengan cara pakai yang ngga jauh beda, masa pakai sepatu yang lebih baru ternyata justru lebih singkat. Tadinya saya pikir sepatu-sepatu ini mungkin bisa direparasi..ya mungkin bisa sih, tapi rasanya semua hal dalam hidup mesti ada masanya ya? Kadang-kadang ada kalanya kita mesti mengikhlaskan suatu hal lama untuk memberi ruang bagi hal baru, yang mungkin akan membawa kita pada sudut pandang yang baru atau mungkin akan menjadikan kita lebih kaya dan dewasa ;)
Jadi.. Selamat tinggal sepatu-sepatu lama, terima kasih sudah menemani langkah-langkahku selama ini.. Jasamu tidak akan terlupakan.. You're always on my mind.. :D





Tentang benda baru, seminggu yang lalu saya memutuskan membawa pulang sebuah notebook PC Asus Vivobook X202E dari IT Expo, semata-mata karena sejak tahun lalu Axioo Zetta saya yang terdahulu sudah tidak bisa dipakai, dan atas saran teman yang mengatakan bahwa lebih murah untuk beli baru daripada reparasi yang lama :)
Begitulah..selamat datang notebook baru!! Semoga kita akan menjalani masa-masa indah dan seru di depan sana! Bersabarlah jika aku tampak tidak mengacuhkanmu.. Bukan berarti aku tak peduli, mungkin aku hanya sedang teralihkan..hehe.. :)

Published with Blogger-droid v2.0.10

Sunday, October 7, 2012

teman jalan baru :D

Beberapa pekan yang lalu saya berkesempatan untuk bertualang lagi ke gunung, kali ini ke Gunung Guntur di Garut. Karena ke gunung -bekas gunung api pula- maka alas kaki yang saya pakai adalah sepatu -sepatu veteran yang sudah ikut berkelana entah sejak kapan (lupa waktu tepatnya ;p)- yang jelas, sepatu Tomkins putih ini sudah berandil dalam menorehkan masa-masa bersejarah dalam hidup saya. 

Sebetulnya, dari penampakannya sih sepatu ini sepertinya ditujukan untuk jalan-jalan ringan atau mungkin lari-lari di perkotaan atau trek yang biasa, bukan untuk hiking, apalagi ke gunung dengan trek-trek yang heboh. Trus kenapa juga masih saya pake? Jawabannya.. karena sepertinya di dunia penciptaan alat-alat teknis pendukung petualangan, orang-orang berukuran relatif kecil seperti saya tidak dipertimbangkan sebagai salah satu sasaran konsumen. Ngga tau pasti juga sih, saya juga ngga segitu niat mencari sepatu, jaket windproof, celana PDL, dan sejenisnya. Yang jelas, dulu saya pernah cari sepatu hiking ke beberapa toko perlengkapan outdoor, dan ukuran terkecil sepatu yang ada adalah 39, kata temen saya sih ada yang 37, tapi kalo pun ada juga, tetep aja masih terlalu besar buat saya. Duh, diskriminasi sekali ya?! 

Nah, perjalanan ke Guntur kemarin adalah perjalanan terakhir sepatu saya tersayang, karena di tengah perjalanan mendaki, sobekan di sepatu sebelah kiri membesar dan bertambah parah dengan semakin hebohnya trek yang dilewati. Untungnya... saya bawa sandal, maka berlanjutlah perjalanan dengan menggunakan sandal hingga akhirnya kembali pulang. 

Berikutnya... pencarian sepatu baru pun dimulai.. Kemudian, setelah akhirnya bertemu sepatu pengganti, maka tibalah waktunya untuk menguji kemampuan sang sepatu baru... Kemana ya? :D