Thursday, October 31, 2013

heaven ;p

Salah satu lokasi surgawi :D

Published with Blogger-droid v2.0.10

Thursday, October 24, 2013

siksaan menyenangkan! :D

Sepertinya saya cenderung senang menyiksa diri ;p Caranya? Yah, bisa dengan berpegal-pegal dan berlelah-lelah melalui berbagai turunan dan tanjakan dengan membawa ransel seberat 30% berat tubuh (perkiraan kasar) untuk mendapati badai atau kabut di suatu puncak (di kala berharap menjumpai panorama matahari terbit), atau latihan aikido dibayarin kantor :p
Beberapa minggu ini lagi rehat dari kedua metode ini (karena faktor eksternal), saya menemukan metode penyiksaan diri lain yang sama menyenangkan: belanja tas custom-made buatan salah satu temen! Bisa nentuin model dan bahan sendiri!! Tambah tersiksa deh melihat sekian banyak motif kain yang unyu-unyu dan desain-desain yang cewl. Hadeuuh..

Published with Blogger-droid v2.0.10

Friday, October 18, 2013

nongol lagi!! :p

Saya tau tadi saya udah pamitan.. tapi ini efek dua cangkir kopi ternyata masih bekerja ya, biarpun yang satu cangkir kopinya encer dan yang satu lagi dicampur susu :)
Sore sampe malem tadi ketemuan sama beberapa teman (udah lama banget ngga ketemu). Mereka ini temen waktu ikut klabnulis, para pencinta sastra sejati, kalo kata saya.
Yang satu katanya udah sembilan bulan ini menulis satu cerpen tiap bulan. Yang satu lagi cerita soal program nulis di blog tiap hari (yang ternyata gugur di hari ke-25). Satu lagi cerita soal dia yang ngga pernah beres nulis cerpen karena dia seringkali menginginkan tempat, nama tokoh, dsb. dalam cerpennya harus punya arti atau simbolisme tertentu. Susah, makanya kata dia, banyak yang ngga selesai.
Saya? Saya sih males aja kayanya :D mungkin akan lebih mudah bikin fanfic kalo buat saya, tapi ya itu tadi.. males! Mikirin nama tokoh, latar tempat, konfliknya, plotnya, dan terutama moral cerita. Mendingan baca aja! Dan bahkan tinggal baca aja masih suka males juga ;p
Ok. It's officially friday, beneran selamat malam!
PS. mendadak pengin nulis ini: kutipan teman saya dari salah seorang tokoh Jepang (lupa namanya): hal yang paling menyenangkan dari mendaki gunung bukanlah ketika kita tiba di puncak, tetapi ketika kita melihat ke belakang dan menatap semua rintangan yang berhasil kita lalui untuk berada di puncak. (Sounds like MT, rite? :D) tapi beneran deh, temen saya yang ini emang tipe-tipe begituan ;p dan kadang-kadang kata-katanya memang berasa menggugah juga sih :)
Satu racauan lagi: kenapa puncak gunung yang jelas-jelas lebih dekat ke matahari justru lebih dingin dari dataran pada umumnya? Apakah karena alasan yang sama dengan kedalaman bumi yang lebih jauh dari matahari tapi justru lebih panas?
Published with Blogger-droid v2.0.10

Thursday, October 17, 2013

catatan seriusan: training (lagi)

Hampir seharian tadi ikut training lagi, Iumayan..tambah wawasan, atau setidaknya perbaikan gizi :D
Topik kali ini adalah proses konjugasi Hib dan toksoid Tetanus. Mengingat saya ngga terlibat langsung dengan segala prosesnya, bahkan mereview dokumennya pun belum pernah, jadinya agak-agak roaming gitu deh.. pembicaranya ada dua, yang bapak-bapak udah agak senior, saya suka dengan ekspresi wajahnya yang ramah, kerutan di sudut matanya tampak mengundang untuk tersenyum (maaf, OOT ;p). Beliau ini suaranya terdengar agak kecil, trus megang mikrofonnya agak jauh, ditambah bahasa Inggrisnya agak sulit saya tangkap, sehingga di sesi pertama, ditambah ketiadaan handout materi, saya cuma berusaha buat menangkap kata-kata beliau-usaha yang sangat berat mengingat kelopak mata juga ikut-ikutan menambah beban :)
Padahal, yang diomongin sama bapak ini masih intro loh, materi dasar yang memberi penjelasan latar belakang, tentang apa dan mengapa.
Disclaimer: Ini adalah interpretasi bebas versi saya, jadi ya maaf kalo ada beberapa hal yang kurang tepat. Bagaimanapun, kesempurnaan hanyalah milik Allah, dan ketidaksempurnaan adalah milik Bunda Dorce (yang konon sekarang lebih sibuk di Amerika ;p)
Alkisah..beberapa jenis bakteri di luar sana (dalam hal ini, maksudnya bakteri patogen - bakteri yang dapat menyebabkan penyakit) mengembangkan kemampuan untuk melindungi diri (sebagai usaha untuk memenuhi tujuan hidupnya, yaitu bereproduksi) dari sistem kekebalan manusia (sistem imun). Cerita sedikit, sistem imun mengenali mikroorganisme patogen (iya, mikroorganisme, karena yang patogen ngga cuma bakteri) diantaranya lewat protein spesifik pada permukaan mikroorganisme tersebut. Nah, beberapa bakteri canggih bisa menciptakan semacam selubung (barrier) pada permukaannya supaya proteinnya tidak bisa dikenali sistem imun. Selubung ini berupa struktur polisakarida.
Polisakarida memiliki imunogenisitas yang rendah (artinya: tidak atau kurang merangsang sistem imun, artinya: imunisasi dengan polisakarida akan menjadi tidak atau kurang efektif). Trus, gimana caranya biar sistem imun bisa mengenali bakteri ini? Caranya ya dengan mengkonjugasikan (atau menggabungkan) dengan suatu protein (ingat! Protein memiliki imunogenisitas yang tinggi).
Intinya, polisakarida + protein → konjugat polisakarida-protein (berikatan secara kimia).
Pembicara kedua, perempuan. Pembicaraan beliau ini lebih mudah saya tangkap, bahasa Inggrisnya tampak lebih bersahabat. Kok bisa gitu yah? Beliau menjelaskan lebih spesifik tentang reaksi dan tahapan kritisnya, parameter kritis yang perlu diperhatikan, dan metode analisis yang digunakan.
Secara singkat, proses konjugasi ini terdiri atas tiga tahap. Polisakarida dan protein harus dimodifikasi sedemikian rupa supaya bisa bereaksi membentuk konjugat. Pertama, oksidasi polisakarida. Polimer ini dibuat lebih pendek menjadi oligosakarida. Prinsipnya adalah pemotongan rantai panjang menjadi rantai yang agak pendek atau tidak terlalu panjang. Tujuannya, memperkecil berat molekul dan mengubah gugus karboksilat pada ujung rantai supaya bisa bereaksi dengan protein yang akan dikonjugasikan.
Kedua, aktivasi protein (dalam kasus ini, toksoid Tetanus). Lupa reaksinya bagaimana, intinya sih sama, mengaktivasi gugus tertentu pada protein supaya bisa bereaksi dengan oligosakarida yang sudah dioksidasi di tahap pertama.
Oh ya, di sini juga disebut-sebut pH isoelektrik sebagai salah satu hal kritis yang harus diperhatikan. Masih inget? Saya sih udah lupa, tapi tadi dikasi tau lagi. pH isoelektrik adalah suatu nilai pH di mana suatu protein tidak bermuatan (positif atau negatif), alias netral. Pada pH ini, si protein memiliki kelarutan yang paling rendah.
Ketiga, proses konjugasi itu sendiri. Pada dasarnya, hasil tahap pertama dan tahap kedua dicampurkan, dan dengan difusi, kedua reaktan tersebut akan saling mendekat, kemudian berikatan membentuk konjugat.
Demikianlah..ternyata belajar lagi menyenangkan juga ya..pertanda akan kuliah lagi gitu yah?! :D Dulu saya agak males ngebayangin kuliah lagi di bidang yang sekarang, tapi kayanya asik juga kalo ada kesempatan! :)
Very well..udah mau Jumat aja nih. Selamat malam! ^_^

Published with Blogger-droid v2.0.10

Monday, October 14, 2013

resolusi jangka panjang revisi: 0

Baru terpikir beberapa waktu belakangan ini..
Resolusi saya adalah bisa ikutan donor darah!!
Berat badan minimum untuk menjadi donor adalah 45 kg. Lumayan jauh ya?
Kalo saya mampu mencapai berat ini, maka saya berhasil mencapai BMI ideal orang Asia menurut aspek kesehatan, bukan kata produk-produk kecantikan. Kalo kata produk pelangsing dan semacamnya sih, sekarang ini saya sudah ideal :p
Sebetulnya saya ngga begitu terganggu dengan BMI saya yang sekarang, sekitar 17-an (BMI ideal antara 18 sampe 23, cmiiw). Badan ringan artinya ngga usah keberatan bawa badan, cenderung bisa lebih bebas bergerak dan aktif,  ngga makan tempat, bisa irit karena ngga perlu sering beli baju dengan alasan ukurannya ngga muat lagi, secara umum ngga akan merasa bersalah makan banyak atau makan malem-malem.
Tapi ya gitu.. kan harus ada perbaikan berkelanjutan yah?! :D
Satu lagi, saya juga berniat untuk mempertahankan potongan rambut tetap cepak sepanjang usia, mungkin di tahun-tahun ke depan, akan nyoba buat diwarnai dengan pilihan warna elektrik..mudah-mudahan akan menemukan momentum dan kenekatan lagi yah!

Published with Blogger-droid v2.0.10

Monday, October 7, 2013

i had a Dream [with capital] :D

mim·pi n 1 sesuatu yg terlihat atau dialami dl tidur; 2 ki angan-angan;
ber·mim·pi v 1 melihat (mengalami) sesuatu dl mimpi: semalam ia - dikejar harimau; 2 berkhayal; berangan yg bukan-bukan;
me·mim·pi·kan v 1 bermimpi akan sesuatu: ia - dirinya bisa terbang; 2 ki mencita-citakan (sesuatu yg susah atau tidak mungkin dicapai): walaupun pendidikannya rendah ia selalu - jabatan yg tinggi;
ter·mim·pi-mim·pi v 1 selalu tampak (terbayang) dl angan-angan; 2 bermimpi krn selalu teringat (terkenang) akan sesuatu: begitu terkenangnya ia kpd ibunya sampai ia -;
mim·pi·an n 1 apa yg dialami dl mimpi; impian 2 ki cita-cita (keinginan) yg mustahil atau susah dicapai;
pe·mim·pi n 1 orang yg suka bermimpi meskipun tidak tidur; 2 ki orang yg suka mengkhayal: lotere dianggap sbg jalan pintas bagi - untuk cepat kaya

Melihat definisi KBBI, yang namanya mimpi adalah suatu hal yang tidak nyata, sulit, bahkan tidak mungkin dicapai. Maka, apakah ini dapat bermakna..
ketika kita memimpikan sesuatu yang mungkin terjadi, artinya kita belum benar-benar bermimpi?
kemudian, apa yang akan terjadi ketika mimpi kita ternyata mewujud?
saat mimpi berubah menjadi realitas, apakah kita harus mulai memikirkan untuk memimpikan hal lain?

Published with Blogger-droid v2.0.10

Tuesday, October 1, 2013

dari Bandung ke Bandungan bersama Camera360!

Perjalanan kedua tanpa rombongan dan [terpaksa] menjadi dominan..
Penemuan terbaru saya adalah aplikasi editor foto bernama camera360 di ponsel :D Alhasil, si kamera saku-nya agak-agak dianggurin.. maafkan aku ya, kamera.. 

Berikut ini beberapa foto yang berhasil dibuat, ada yang asli dan hasil filtering camera360, ada yang jadi tampak LOMO, ada yang jadi seperti di buku-buku sejarah, ada yang menyaring warna tertentu, bahkan ada juga filter yang membuat kulit muka terlihat lebih mulus, tapi yang ini ngga usah diliat ya ;p
Monumen Palagan Ambarawa


Ada yang tau ini siapa? Ini Letkol Gatot Subroto.. [saya: ooooh.. ;p]

Bagian Depan Museum





Paguyuban Reog Turangga Arum - salah satu peserta lomba reog antarkecamatan yang diselenggarakan di Museum KA dalam rangka HUT PT KAI
Trek Pejalan Kaki di Gedong Songo sudah dilengkapi dengan DNS - kata keponakan saya ;p [disabled-navigation system buat para tunanetra, keren ya?!]
Candi Gedong I - satu dari lima candi Gedong Songo yang masih utuh

Thursday, September 26, 2013

H-1 atau J-24

Wah...mulai terasa sensasi-sensasi kegugupan dan antusiasme yang meletup-letup di setiap helai pakaian yang dilipat masuk ransel. Kali ini giliran si Jingga yang bertugas.
Cerita latar sedikit, sepertinya saya bukan tipe orang yang bisa merencanakan perjalanan dari jauh-jauh hari. Stamina semangat saya kayanya ngga seprima itu. Jadilah, perjalanan besok baru dirancang dalam waktu kurang dari dua minggu, lebih tepatnya 10 hari.
Doakan semuanya Iancar ya.. Selamat liburaan!!! :D

Published with Blogger-droid v2.0.10

Wednesday, September 25, 2013

Detective Mitarai's Casebook: the Tokyo Zodiac Murders


Dari sampul belakang:
Pada suatu malam bersalju tahun 1936, seorang seniman dipukuli hingga tewas di balik pintu studionya yang terkunci di Tokyo. Polisi menemukan surat wasiat aneh yang memaparkan rencananya untuk menciptakan Azoth-sang wanita sempurna-dari potongan-potongan tubuh para wanita muda kerabatnya. Tak lama sesudah itu, putri tertuanya dibunuh. Lalu putri-putrinya yang lain serta keponakan-keponakan perempuannya tiba-tiba menghilang. Satu per satu mayat mereka yang termutilasi ditemukan, semua dikubur sesuai dengan prinsip astrologis yang diuraikan sang seniman.
Pembantaian misterius itu mengguncang Jepang, menyibukkan pihak berwenang dan para detektif amatir, namun tirai misteri tetap tak terpecahkan selama lebih dari 40 tahun. Lalu pada suatu hari di tahun 1979, sebuah dokumen diserahkan kepada Kiyoshi Mitarai, seorang astrolog, peramal nasib, dan detektif eksentrik. Dengan didampingi Dr. Watson versinya sendiri-seorang ilustrator dan penggemar kisah detektif, Kazumi lshioka-dia mulai melacak jejak pelaku Pembunuhan Zodiak Tokyo serta pencipta Azoth yang bagaikan lenyap ditelan bumi.
Kisah menarik tentang sulap dan ilusi karya salah satu pencerita misteri terkemuka di Jepang ini disusun seperti tragedi panggung yang megah. Penulis melemparkan tantangan kepada pembaca untuk membongkar misteri sebelum tirai ditutup.


Dibuka dengan surat wasiat yang disebut di atas, permulaan novel ini agak sulit dibaca kalo menurut saya.. Tapi, setelahnya jadi jauh lebih mudah dan bisa dinikmati.
Secara singkat, ceritanya berfokus pada pemecahan misterinya, bukan kesadisan pembunuhannya, jadi ngga usah khawatir terpapar detail seram pembunuhan. Mirip cerita detektif pada umumnya sih, sang detektif tau-tau pinter dan punya kesimpulan dari fakta-fakta yang dibeberkan.
Sebagai pembaca, kita juga bisa ikut berteori. Ada ilustrasi-ilustrasinya juga yang bisa membantu. Satu hal yang harus diingat: dengan sekian banyak detail, butuh kejelian untuk memilih mana detail yang penting dan mana detail yang justru mengaburkan.
Enjoy!! :D
Published with Blogger-droid v2.0.10

Monday, September 23, 2013

(My) Mirror?!

'Cause I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back here to you once I figured it out You were right here all along

It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside of me
And now it's clear as this promise
That we're making two reflections into one 'Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me
You are, you are the love of my life

[dicomot dari Mirror Kang JT! :D]

Published with Blogger-droid v2.0.10

Thursday, September 19, 2013

dua hari (libur) ngantor

Jadi yah, dua hari ini rasanya menyenangkan, terbebas sesaat dari rutinitas aktivitas dalam area seluas 1,5 meter persegi, terhindarkan sementara dari pemandangan tumpukan dokumen, e-mail dan telepon. Berasa liburaan!!

Dan semua itu berkat Ms. Excel!! :D
Bagian yang lebih menyenangkan lagi adalah mendapat pengetahuan-pengetahuan baru yang DAPAT diaplikasikan. Tau kan, seringnya... pelatihan tidak memberi efek yang signifikan dalam realitas dunia yang kejam ini... #ehehe, tampak curcol dan OOT lagi :D tapi tanggung, lanjut aja ya.. Pelatihan-tak-berefek-nyata ini misalnya seperti pelatihan 'Leadership' yang pernah saya ceritain itu, [duh, maaf, menurut saya, motivasi, mindset, dan soft-skill Iainnya tidak bisa diubah begitu saja dalam dua hari, hanya dengan mendengar atau melihat atau membaca kata-kata, rekaman, dsb. yang menginspirasi], cmiiw

Published with Blogger-droid v2.0.10

Friday, September 13, 2013

Pengantar tidur: sejarah september dan rindu Rinjani

Sudah hampir dua minggu aja ya bulan ini terlewati...
di bulan September itu... ada ulang tahun lbu saya, ada hari lulus S1, hari lulus profesi, dan hari keterima di tempat kerja pertama..

Sekarang, mendadak rindu Rinjani.. Kapan ya saya ke sana? lngin menapaki Bukit Penyesalan, menikmati sejuknya Danau Segara Anak, melihat Gunung Barujari.. *mudah-mudahan terbawa mimpi malam ini..

Published with Blogger-droid v2.0.10

Sunday, September 8, 2013

Caper - Ngayogyakarta: 2nd trip, 31 Agustus-01 September 2013

My favourite scene: Mentari pagi & Tugu Jogja
Di Kereta...
Di Ratu Boko
Prambanan, penampilan khusus: Pak Satpam yang dimintai tolong buat motret, tapi malah motret diri (totally my bad)

keliling kota...
Kali kedua mampir ke Yogya tahun ini..
Moda: kereta api ekonomi. Harga tiket pp 155ribu.
Berangkat dengan menumpang KA Kahuripan dari Kiaracondong, kereta yang sama pernah menghantarkan saya menuju puncak tertinggi Jawa di akhir tahun 2009. Sudah jauh berbeda dengan empat tahun lalu, sekarang keretanya ber-AC dan beneran berasa dingin (mungkin karena berangkat malam), setidaknya sampai Tasik, dimana setelah lewat stasiun ini, saya mulai kegerahan. Trus, selain kursinya sedikit lebih nyaman, setiap baris kini dilengkapi dengan steker listrik (yang dulu-dulu sepertinya jadi nilai tambah kelas eksekutif saja, cmiiw), pedagang asongan ternyata masih bisa berkeliaran, tapi tidak ada pengamen. Harga tiket berangkat masih harga lama, tapi tiket kereta pulang [KA Pasundan] sudah harga baru.
Membandingkan Kahuripan dan Pasundan, saya merasa Kahuripan lebih nyaman. Mungkin karena waktu perjalanannya juga sih. Kami naik Kahuripan dari awal, perjalanan berlangsung malam hari, sementara Pasundan berangkat dari Surabaya, kami naik di tengah perjalanan, siang menjelang sore, dimana udara dalam gerbong sudah 'terpanaskan'.
Kahuripan berudara lebih sejuk, pedagang tidak sebanyak di Pasundan. Pada perjalanan pulang dengan Pasundan, orang-orang yang laIu-lalang lebih banyak, beberapa diantaranya tampak mencurigakan, sehingga tidur pun tidak bisa tenang. Secara keseluruhan, saya juga merasa Kahuripan agak lebih bersih, kalo ini sih dipengaruhi penumpang juga kaIi yaa.. Heran deh, para penumpang umumnya masih jorok, buang sampah sembarangan di lantai, padahal sebetulnya setiap beberapa waktu ada petugas kebersihan yang berkeliIing mengumpulkan sampah dan menyapu lantai. Apa susahnya sih ngumpuIin duIu sampahnya. Kalo tidak di lantai, ada juga yang inisiatif buang sampah ke luar kereta lewat jendela yang terbuka (kalo yang ini sempet bikin saya sedikit terbawa perasaan gara-gara seorang ibu yang mengaku guru terang-terangan mengusulkan praktek ini ;p).
Penginapan: Indonesia Hotel di JaIan Sosrowijayan no. 9, tarif kamar standard (fan+kamar mandi dalam) untuk 2 orang adalah 85ribu, 25ribu untuk tiap orang tambahan. Harga ini naik per 01 September, tarif kamarnya jadi 95ribu, sedangkan biaya tambahan seingat saya sih tetap.
Penginapannya cukup bersih dan nyaman, termasuk salah satu dari sepuluh penginapan murah yang direkomendasikan situs info wisata yogyes, cukup lah kalo hanya untuk tidur, mandi, dan menyimpan baju ganti.
Transportasi dalam kota: sepatu (waktu jalan kaki ;p), bus TransJogja, becak, dan taksi.
Fasilitas umum di kota ini; trotoar, bus, dsb. Iumayan mendukung buat berkeliling, ini salah satu alasan mengapa kota ini selalu ngangenin, selain tujuan-tujuan wisata yang lumayan berdekatan, sehingga memudahkan untuk dijelajahi dalam waktu yang relatif singkat.
Tujuan: keliling kota saja ;p Menyertai salah satu teman dalam perjalanan perdananya.
Menjelajahi Prambanan dan Ratu Boko, mengelilingi banteng Vredeburg, melihat Tugu - titik nol-nya Jogja, yang konon menjadi titik pertemuan antara Merapi, Keraton, dan Pantai Selatan (cmiiw), mencicipi nasi kucing dan Kopi Joss di angkringan, menyusuri Jalan Malioboro dan mampir di Pasar Beringharjo.
Cuaca: Panas!!!! hehe...
-looking forward for the next trips to come..-
Published with Blogger-droid v2.0.10